Klise. Sudah sering dengar. Tapi hari ini saya memaknainya dan bersyukur.
Alhamdulillah.
Bahagia itu sederhana, saya orang yang mudah bahagia, hal-hal kecil di sekitar saya bisa membuat saya bahagia. Alhamdulillah.
Hari ini rekan kerja saya mengeluhkan kehidupan kerja yang nggak menyenangkan, nggak sehat, nggak manusiawi, dsb. Seperti keluhannya sebelum2nya. Saya pun manggut2, karena sedikit-banyak yang saya rasakan juga sama.
Makin lama dengar ceritanya, saya jadi kasian. Ini temen saya kok hidupnya kayak susah banget, kayak nggak bahagia banget.
Sama sih, saya juga beberapa kali bete, sedih, kecewa, dan capek.
Tapi besok paginya (karena pulang kantor seringkali sudah terlalu malam T.T) waktu saya main ke bawah (rumah ponakan saya yang lucu :D) saya langsung bisa hepi lagi :D
Atau bahkan sebelum sampai di kosan. Di jalan, di busway, meskipun sedang capek dan bete dan masih harus mengantri busway di Dukuh Atas yang atriannya sering mengular itu (haish) saya seringkali sudah bisa hepi lagi karena nonton dorama bagus :D
Saya lagi punya hobi baru ni. Nonton dorama di hape di perjalanan pulang-pergi naik busway. Sering ketawa2 sendiri dan mimbik2 sendiri di busway, tapi itu oke banget untuk menghilangkan semua perasaan nggak enak yang didapat di tempat kerja. Eh btw kerjaanku nggak menyengsarakan banget kok. Tapi kan sering tu, gara2 satu dan lain hal (haish) jadi dongkol, sedih dsb.
Balik ke bahagia.
Menurut saya si temen saya itu nggak menemukan hal2 kecil di sekitarnya yang bisa membuat dia bahagia, atau setidaknya lupa sejenak masalah dan perasaan nggak enak. Saya sudah cerita, bahwa "kalau aku sih dengan nonton film di busway jadi begini, begitu.."
Tapi sepertinya dia nggak menanggapi dengan serius.
Atau mungkin dia memang nggak bisa jadi hepi dengan menikmati hal2 kecil, Harus hal yang gede kali yaa :|
Baiklah gitu aja deh. Tiba2 jadi gak mood nulis. Ehehe dan saya masih ngantorr wkwkwk :DD