Search This Blog

Tuesday, 25 June 2013

Bahagia itu Sederhana

Klise. Sudah sering dengar. Tapi hari ini saya memaknainya dan bersyukur.
Alhamdulillah.
Bahagia itu sederhana, saya orang yang mudah bahagia, hal-hal kecil di sekitar saya bisa membuat saya bahagia. Alhamdulillah.

Hari ini rekan kerja saya mengeluhkan kehidupan kerja yang nggak menyenangkan, nggak sehat, nggak manusiawi, dsb. Seperti keluhannya sebelum2nya. Saya pun manggut2, karena sedikit-banyak yang saya rasakan juga sama.
Makin lama dengar ceritanya, saya jadi kasian. Ini temen saya kok hidupnya kayak susah banget, kayak nggak bahagia banget.
Sama sih, saya juga beberapa kali bete, sedih, kecewa, dan capek.
Tapi besok paginya (karena pulang kantor seringkali sudah terlalu malam T.T) waktu saya main ke bawah (rumah ponakan saya yang lucu :D) saya langsung bisa hepi lagi :D
Atau bahkan sebelum sampai di kosan. Di jalan, di busway, meskipun sedang capek dan bete dan masih harus mengantri busway di Dukuh Atas yang atriannya sering mengular itu (haish) saya seringkali sudah bisa hepi lagi karena nonton dorama bagus :D
Saya lagi punya hobi baru ni. Nonton dorama di hape di perjalanan pulang-pergi naik busway. Sering ketawa2 sendiri dan mimbik2 sendiri di busway, tapi itu oke banget untuk menghilangkan semua perasaan nggak enak yang didapat di tempat kerja. Eh btw kerjaanku nggak menyengsarakan banget kok. Tapi kan sering tu, gara2 satu dan lain hal (haish) jadi dongkol, sedih dsb.

Balik ke bahagia.
Menurut saya si temen saya itu nggak menemukan hal2 kecil di sekitarnya yang bisa membuat dia bahagia, atau setidaknya lupa sejenak masalah dan perasaan nggak enak. Saya sudah cerita, bahwa "kalau aku sih dengan nonton film di busway jadi begini, begitu.."
Tapi sepertinya dia nggak menanggapi dengan serius.
Atau mungkin dia memang nggak bisa jadi hepi dengan menikmati hal2 kecil, Harus hal yang gede kali yaa :|
Baiklah gitu aja deh. Tiba2 jadi gak mood nulis. Ehehe dan saya masih ngantorr wkwkwk :DD

Tuesday, 11 June 2013

Dasar Hewan: Gajah Laut

Saya sedang selo. Hihihi.
Tadi pagi nonton Animal Planet, tentang Gajah Laut alias Elephant Seal. Ini gambar hasil googling:

Mustinya sih yang punya belalai itu yang jantan, tapi kok fotonya cantik :3

Kalo mau baca wiki nya klik di sini

Saya nggak begitu ngerti apa bedanya anjing laut, gajah laut, sama singa laut.
Setau saya gajah laut itu yang punya belalai, singa laut yang punya taring, anjing laut ga punya apa2. Hahaha.
Eniwei.

Yang saya mau share disini adalah, (karena ga ada orang lain yang bisa diceritani T.T) di Animal Planet tadi pagi itu tentang si ibu gajah laut yang merawat anaknya di daratan selama 4 minggu, dan selama itu si ibu nggak makan. Selama 4 minggu itulah, bayi gajah laut beratnya bisa mengingkat sampai 100 Kg (wow) dan si ibu kehilangan hampir 200 Kg (tambah woww).
Nah.
Setelah 4 minggu itu, si ibu harus kembali ke laut untuk makan. Tubuhnya udah sangat lemah...
Dan disinilah, dasar hewan.
Dengan tertatih2 si ibu jalan ke lautan..
Dan ditengah jalan udah disambut pejantan2 bergerombol.
Si ibu pun dipaksa kawin. Ya ampun...
Gimana ya perasaan si ibu T.T
Setelah sangat lemah dan dikeroyok dan tambah lemah (halah). Dokumentasi ditutup dengan si ibu nyemplung ke laut dan narator bilang "tahun depan si ibu harus kembali ke darat untuk melahirkan lagi".

Kasian :(
Meskipun emang begitu, meskipun mungkin aja si ibu biasa aja, entahlah.
Tp kan dia lemah :(
Bisa aja pas nyemplung ke laut dia langsung dimakan hiu dan nggak bisa kabur karena lemah :(
Ah entahlah. Sudah diatur oleh Allah.

Btw,
Jadi inget kasus2 yang kejam2.
Manusiapun juga bisa sama aja ya... ckck..